Seperti biasa tidak ada hal-hal baru yang istimewa, tapi yang berharga banyak hanya saja aku terlalu asyik untuk tidak peduli dengan semuanya itu. Mereka aneh, aku terpaksa belajar untuk jadi aneh, biar semua orang-orang yang melihatnya termenung. Mereka gak tau apa yang sebenarnya terjadi, mereka hanya melihat apa yang bisa mereka lihat walaupun demikian mereka tidak menggunakan mata yang sebenarnya. Mereka terlalu sibuk dengan diri mereka, mereka gak melihat orang-orang pada rame sibuk mebicarakan mereka. mereka terlalu asyik dengan apa yang telah mereka dapat, tanpa melihat jauh ke depan. Apa mungkin mereka gak dapat melihat? Massa bodooooooooo…..

Sebenarnya manusia itu asyik, mereka juga unik dengan sifat dan tingkah laku mereka, tapi keasyikan dan keunikan itu sering kali hilang ketika manusia itu tidak berjiwa manusia lagi. Nah ketika kita jumpai manusia yang jiwa manusianya tidak ada lagi, tentu kita tidak akan menemukan keasyikan demikian pula dengan keunikan merekan tapi yang kita temui hanyalah, kesombongan.

Ini terjadi di dunia manusia, orang terdekat menjadi jauh lantaran keunikan dan keasyikan manusia itu hilang, kawan menjadi lawan, persahabatanpun terhambat.

Ternyata mahal harga keasyikan dan keunikan itu, tapi manusia sering melupakannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s