Sudah fitrahnya manusia melakukan kesalahan, tapi kalau terus-terusan ” Manusia bukan?”. Kita tidak menuntut manusia melakukan apa yang kita inginkan (ngebosssss, red), kita juga tidak memaksa manusia untuk berhenti melakukan apa yang tidak sesuai dengan selera kita. Tapi yang kita inginkan dan saya yakin manusia yang lain juga sependapat, saling mengerti. Saya tau ini sulit tapi kita harus mencoba karena setiap kita ingin dimengerti. Kita sering mendengar manusia mengucapkan “Tolong pengertiannya donk, kamu g ngerti ya, pengertian donk, dan sejenisnya” tapi mereka sendiri tidak mengerti dengan kita (aneh…). Itulah manusia, kebanyakan mau dimengerti tapi tidak mau tau dengan orang lain. Coba bayangin, kalau semua mau dimengerti….(ting…..ting……ting….!!!!!)

Sekarang, bayangin lagi, semua manusia mengerti dengan manusia lainnya…..(indah bukan??????)

Kita jangan hanya menuntut manusia mengerti dengan kita (Makhluk aneh), tapi kita yang harus mengerti dengan manusia. Walaupun manusia itu kebanyakan egois, mementingkan diri mereka sendiri, tidak peduli dengan kita (makhluk aneh). tapi kalau manusia melakukan kesalahan terus dan melanggar konstitusi makhluk aneh, kita berikan sanksi, hukuman, tapi bukan berarti kita tidak memaafkan mereka. Disini bukan hanya perkara memaafkan saja, tapi ingat setiap kesalahan akan menimbulkan kerugian dan kerusakan dan akhirnya kesengsaraan. Itulah pentingnya kita memberikan hukuman kepada manusia yang melakukan kesalahan sebagai pembelajaran bagi manusia itu sendiri.

Alangkah mulianya kita makhluk aneh …….